VARIAN DJAMUGENDONG


Djamugendong telah hadir dengan tampilan lebih menarik yang digemari berbagai kalangan dan tentunya
lebih praktis yang mudah dibawa dan siap diminum kapan saja.  Seiring dengan perkembangan zaman,dimana saat ini masyarakat lebih menyukai sesuatu yang lebih praktis bahkan jamu sekalipun. 

Djamugendong telah memproduksi olahan jamu dengan 8 macam varian jamu yang telah banyak di konsumsi dan di gemari masyrakat, karena jamu memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan, menjaga stamina/kebugaran tubuh dan mempercantik tampilan. Produksi djamugendong sendiri dibuat dengan bahan alami untuk menjaga cita rasa jamu tradisional. 

Macam - macam varian djamugendong :

1. Kunyit Asem 

    Jamu yang berbahan dasar kunyit dan asem jawa, kunyit mengandung minyak atsiri 2-5%, mengandung vitamin C dan kandungan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.  Asem memiliki banyak menyimpan kandungan kimia yang yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, di dalamnya terdapat senyawa yaitu protein, lemak, karbohidrat , kalori, kalsium, vitamin dll. 


Khasiat Kunyit Asem

Menetralkan racun kimia (detoksifikasi) , mencerahkan kulit, melancarkan haid, menjaga berat badan, mengobati peradangan, menghilangkan bau badan, memperlambat proses penuaan,menjaga stamina, dan mencegah keputihan. 

2.Beras Kencur 

    Minuman jamu yang di dalamnya perpaduan antara beras dan kencur memiliki kandungan vitamin B yang disatukan dalam bentuk minuman. Beras kencur merupakan minuman penyegar khas Indonesia yang semakin populer di kalangan masyarakat karena rasanya yang manis dan segar. Dalam beras kencur terdapat senyawa yaitu pati 4,14 %,  minyak atsiri 0,02% dan mineral 13,37%.



Khasiat Beras Kencur 

Mencegah dan mengatasi jerawat, mengobati sakit perut, meredakan sakit tenggorokan, menghilangkan linu badan, meningkatkan nafsu makan, menebalkan dinding lambung.  

3. Kunyit Sirih 

    Sebenarnya tidak berbeda jauh dengan kunyit asem, hanya menambahkan bahan daun sirih. Terdapat minyak atsiri dalam sirih yang mengandung minyak betlephenol, seskuiterpen, pati, zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida memiliki fungsi anti jamur.  



Khasiat Kunyit Sirih 

Merawat kesehatan kulit, mengurangi nyeri menstruasi, memulihkan setelah melahirkan , mengobati keputihan, menghilangkan bau badan.  

4.  Jahe Merah 

     Secara umumnya jahe merah terdapat 3 jenis jahe yang terdapat di Indonesia. Yaitu terdiri dari jahe emprit, jahe gajah dan jahe merah. Keunggulan jahe merah sendiri di banding dengan jahe yang lainnya yaitu memiliki rasa pedas, yang dihasilkan dari zat keton zingeron yang lebih banyak dari jahe lainnya, memiliki kandungan serat yang lebih kecil dan mengandung minyak atsiri dengan kandungan paling besar yaitu 4%.  


Khasiat Jahe Merah 

Mengurangi gejala demam dan flu, mengurangi radang tenggorokan, menurunkan berat badan, mengobati masuk angin, menurunkan kolesterol, mengobati sakit kepala.  

5. Temulawak 
    Jamu temulawak memiliki kandungan yang terdiri dari protein, karbohidrat, dan minyak atsiri dan kurukumin. Kurkumin bermanfaat sebagai anti inflasi (anti radang) , anti hepototoksik (anti keracunan empedu)Khasiat Memelihara

Khasiat Temulawak 
Memelihara fungsi hati,menurunkan lemak darah,meredakan asma,mengatasai masalah sistem pencernaan,mencegah kanker, meningkatan imunitas tubuh dan meningkatkan nafsu makan. 

6. Gula Asem 
    Minuman Gula Asem sangat digemari orang tua dan kalangan kaum muda. Rasanya yang manis - manis asem memberikan kesegaran yang bisa sebagai pelepas dahaga, minuman ini  juga sudah di kenal masyarakat Nusantara. 


Khasiat Gula Asem 
Melancarkan pencernaan,menangkal radikal bebas, menurunkan berat badan,menyehatkan jantung, mengatasi jerawat,  mengatasi darah rendah, meredakan asma, dan tentunya menyegarkan tubuh.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar